Like Us

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, October 15, 2013

kelas kami turki

Keindahan Turki

Keindahan Turki


Turki mungkin merupakan salah satu negara yang paling banyak menyimpan sejarah di dunia ini dimana terdapat sejarah-sejarah besar mungkin pernah terjadi di negara ini. Turki memang terletak diantara benua Asia dan Eropa dimana karena inilah yang membuatnya menjadi tempat rebutan beberapa bangsa sejak beberapa ribu tahun yang lalu. Turki memang memiliki banyak pesona sejarah yang terkadang tidak dimiliki oleh negara lainnya dimana pertemuan antara budaya Asia dan Eropa bertemu di negara ini.
Dan untuk berlibur ke negara ini saya mungkin akan merekomendasikannya kepada anda dan keluarga anda untuk berlibur ke negara ini.  Untuk ke Turki sendiri anda dapat menggunakan beberapa maskapai salah satunya seperti Emirates dimana anda akan transit terlebih dahulu di Dubai dan jarak tempuh antara Jakarta Dubai sekitar 7 hingga 8 jam dan dari Dubai ke Istanbul kira-kira 4 jam. Dan untuk Turki paspor Indonesia hanya memerlukan visa on arrival dan membayar $25 pada saat anda sampai di Turki dan anda diizinkan untuk tinggal di Turki selama 30 hari.
Untuk objek-objek wisata di Istanbul sendiri anda dapat berkunjung ke beberapa tempat yang menarik seperti Mesjid Biru yang sangat mempesona dan Hagia Sophia yang dahulunya merupakan gereja pada zaman kekaisaran Romawi Timur kemudian dijadikan mesjid pada zaman kesultanan Ottoman dan kemudian dijadikan museum pada zaman republik Turki. Selain kedua tempat tersebut anda dapat juga mengunjungi Istana Topkapi dimana istana ini merupakan salah satu istana yang pernah ditempati oleh sultan kesultanan Ottoman dan di istana inilah disimpan barang-barang milik Nabi Muhammad. Selain itu anda dapat juga dapat menikmati pemandangan kota Istanbul di selat Bosphorus dengan menggunakan kapal dan berkeliling menikmati pemandangan kota Istanbul sisi eropa dan juga sisi asia.
Anda dapat juga mengunjungi Pamukkale atau Cotton Castle dimana tempat ini sangat indah karena gunung ini berwarna putih seolah-olah ditutupi salju padahal tidak dan warna putihnya itu berasal dari endapan garam yang tertinggal dari air panas yang mengalir di gunung ini.
Setelah itu anda dapat mengunjungi Capadoccia dimana tempat ini dihiasi oleh gunung-gunung yang indah dan juga rumah-rumah yang dipahat diatas gunung. Selain itu anda dapat menaiki balon udara sekitar 1 hingga 1 1/2 jam dengan membayar sekitar $220 dan menikmati pemandangan Capadoccia dari udara.
Semoga bisa menjadi referensi bagi anda yang ingin berlibur.

Monday, October 14, 2013

Masjid Sultan Ahmed 

(bahasa Turki: Sultanahmet Camii) adalah sebuah masjid di Istanbul, kota terbesar di Turki dan merupakan ibukota Kesultanan Utsmaniyah ( dari 1453 sampai 1923). Masjid ini dikenal dengan juga dengan nama Masjid Biru karena pada masa lalu interiornya berwarna biru.

Sejarah

Berkas:Masjid biru2.jpgMasjid ini dibangun antara tahun 1609 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed I, yang kemudian menjadi nama masjid tersebut. Ia dimakamkan di halaman masjid. Masjid ini terletak di kawasan tertua di Istanbul, di mana sebelum 1453 merupakan pusat Konstantinopel, ibukota Kekaisaran Bizantin/Bizantium. Berada di dekat situs kuno Hippodrome, serta berdekatan juga dengan apa yang dulunya bernama Gereja Kristen Kebijaksanaan Suci (Hagia Sophia) yang sekarang diubah fungsinya menjadi museum.
Berkas:Blue Mosque Istanbul Mirrored.JPGJaraknya cukup dekat dengan Istana Topkapı, tempat kediaman para Sultan Utsmaniyah sampai tahun 1853 dan tidak jauh dari pantai Bosporus. Dilihat dari laut, kubah dan menaranya mendominasi cakrawala kota Istanbul.
Masjid ini dikenal dengan nama Masjid Biru karena warna cat interiornya didominasi warna biru. Akan tetapi cat biru tersebut bukan merupakan bagian dari dekor asli masjid, maka cat tersebut dihilangkan. Sekarang, interior masjid ini tidak terlihat berwarna biru.
Arsitek Masjid Sultan Ahmed, Sedefhar Mehmet Aga, diberi mandat untuk tidak perlu berhemat biaya dalam penciptaan tempat ibadah umat Islam yang besar dan indah ini. Struktur dasar bangunan ini hampir berbentuk kubus, berukuran 53 kali 51 meter. Seperti halnya di semua masjid, masjid ini diarahkan sedemikian rupa sehingga orang yang melakukan Salat menghadap ke Makkah, dengan mihrab berada di depan.